Memanfaatkan Waktu Libur dengan Mencoba Berbagai Hal Menarik di Monumen Nasional

By Sigit 17 Apr 2023, 09:27:07 WIB Wisata
Memanfaatkan Waktu Libur dengan Mencoba Berbagai Hal Menarik di Monumen Nasional

Keterangan Gambar : Monumen Nasional atau Monas merupakan tugu yang dibangun di tengah Lapangan Medan Merdeka dengan tujuan untuk mengenang sejarah perlawanan


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Monumen Nasional atau Monas merupakan tugu yang dibangun di tengah Lapangan Medan Merdeka dengan tujuan untuk mengenang sejarah perlawanan dan perjuangan Bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan 1945.

Monas menjadi salah satu bangunan ikonik yang ada di pusat Kota. Sampai saat ini, monas dijadikan sebagai destinasi wisata yang sarat akan pembelajaran untuk para pengunjung dari Indonesia maupun wisatawan asing.

Monas terletak di Jalan Silang Monas Tenggara, RW. 2, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat. Letaknya tidak terlalu jauh dari Halte Bus Transjakarta Monas.

Baca Lainnya :

Jika menilik sejarahnya lebih dalam, tugu ikonik yang menjulang tinggi di pusat Kota ini mulai dibangun sejak 17 Agustus 1961, yang dirancang oleh arsitek pada saat itu yakni R.M. Soedarsono, Frederich Silaban, dan Ir. Rooseno.

Tugu Monas dibangun dengan melalui tiga tahap pembangunan, mulai dari tahap pertama yang dilaksanakan pada tahun 1961-1965, tahap kedua di tahun 1966-1968, dan tahap ketiga pada tahun 1969-1976. Kemudian Monas dibuka secara resmi untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.

Tugu Monumen Nasional memiliki tinggi 132 meter atau sekitar 433 kaki dan dibangun di area lahan seluas 80 hektar. Monas sendiri memiliki keindahan yang mengagumkan, yakni terletak pada bagian puncak tugu karena terdapat lidah api yang dilapisi lembaran emas.

Selain keindahan dari tugu Monas, di sini juga terdapat berbagai hal menarik yang patut Anda coba. Pada area sudut halaman luar yang mengelilingi Monumen Nasional ini terdapat relief yang menggambarkan sejarah Indonesia.

Di bagian dasar Monas pada kedalaman sekitar 3 meter di bawah permukaan tanah, terdapat Museum Sejarah Nasional Indonesia. Ruang besar Museum Sejarah Nasional Indonesia ini dilapisi dengan marmer.

Terdapat 48 diorama di keempat sisinya dan 3 diorama di tengah. Diorama tersebut menampilkan sejarah Indonesia sejak masa pra sejarah hingga masa Orde Baru.

Pada bagian dalam cawan Monumen Nasional terdapat Ruang Kemerdekaan yang menyimpan simbol kenegaraan dan kemerdekaan Republik Indonesia.

Ada juga pelataran puncak yang terletak di bagian paling atas Tugu Monumen Nasional. Di sini Anda bisa mencoba teropong yang telah disediakan untuk melihat lebih jelas keindahan di seluruh penjuru Kota Jakarta dari atas tugu Monas.

Tiket masuk ke Monumen Nasional menggunakan kartu JakCard atau kartu yang diterbitkan oleh Bank DKI. Harga tiket masuknya pun beragam. Untuk kunjungan museum dan cawan dibanderol dengan harga Rp2 ribu untuk anak atau pelajar, harga Rp3 ribu untuk mahasiswa, harga Rp5 ribu untuk dewasa.

Sementara harga tiket untuk kunjungan sampai puncak tugu Monas dikenakan biaya Rp4 ribu untuk anak atau pelajar, biaya Rp8 ribu untuk mahasiswa, dan Rp15 ribu untuk dewasa. 

Jam operasional Monumen Nasional ini buka di hari Selasa sampai Minggu, mulai pukul 06.00 - 16.00 WIB. Untuk hari Senin Monumen Nasional tutup. ** (SMKN 42 Jakarta)




  • Eksplorasi Alam Tersembunyi, Menyusuri Keindahan Wisata Jalur Hijau Kosambi

    🕔15:59:41, 15 Mar 2024
  • Takjil Ramai Diburu di Awal Ramadan, Penjual Takjil Membludak di Jln. H. Sanusi Kosambi Cengkareng Jakarta

    🕔16:05:02, 15 Mar 2024
  • Dukung Kreativitas Sinema Tanah Air, FFWI 2024 Siap Digelar

    🕔22:40:45, 07 Mar 2024
  • Heineken Good Times Town: Perayaan Tahun Naga Kayu Tak Terlupakan di Pantjoran PIK

    🕔16:46:20, 27 Jan 2024
  • Lestarikan Budaya Betawi, Disparekraf Provinsi DKI Jakarta Menyelenggarakan Pemilihan Abang dan None Jakarta 2023

    🕔08:59:09, 11 Agu 2023
  • Loading....


    Kanan - Iklan Sidebar

    Temukan juga kami di

    Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.